WidgetBucks - Trend Watch - WidgetBucks.com

Minggu, 04 November 2007

RIBUAN ORANG SAKSIKAN KAMPANYE CALON GUBERNUR CORNELIS-SANJAYA

Pontianak, 4/11 (ANTARA) - Ribuan orang menyaksikan kampanye pasangan calon gubernur Kalimantan Barat 2008-2013, Cornelis-Christiandy Sanjaya di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman, Kota Pontianak, Minggu, yang dihibur dengan penampilan Trio Macan dan Inul Daratista.

Suasana kawasan Stadion SSA tampak semarak, dengan "merahnya" lokasi tersebut karena massa dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memadati beberapa sudut tempat tersebut.

Tidak sedikit dari warga yang hadir, bertengger di atas batang pohon Ketapang, menara lampu, dan bangunan balkon stadion yang masih dalam tahap renovasi dan disangga balok cerucuk.

Seperti tidak peduli dengan keamanan dan keselamatan jiwa, puluhan orang berjejal di balkon stadion terbesar di Pontianak itu guna menyaksikan kampanye terbuka dari pasangan calon gubernur bernomor urut empat.

Hujan yang turun saat kampanye pun, tidak menyurutkan kerumunan orang yang datang menggunakan angkutan truk, bus kota, dan kendaraan pribadi mobil dan motor tersebut.

Pasangan Cornelis-Christiandy Sanjaya, telah mengakhiri putaran kedua kampanye. Sebelum ini, pasangan tersebut berkampanye di zona II, meliputi Singkawang, Sambas, dan Bengkayang. Pada putaran kedua, selain Kota Pontianak, mereka juga telah kampanye di Kabupaten Pontianak, Kubu Raya, Ketapang dan Kayong Utara (2-4/11).

Calon gubernur-wakil gubernur yang diusung PDIP tersebut, membawa serta artis ibukota semisal Inul Daratista, Trio Macan dan Utha Likumahua. Aksi panggung mereka memukau warga yang hadir. Apalagi seorang dari personel Trio Macan, memanjat tiang besi penyangga panggung setinggi tiga meter.

Aksi tersebut disambut sorak sorai massa yang berada di bawahnya. Celetukan lucu pun bermunculan, mulai dari membahas soal pakaian yang dikenakan, hingga lagu hits grup musik tersebut, yakni "Kucing Garong".

Selain itu, para penyanyi itu pun mengajak massa mengelu-elukan kedua calon tersebut dan mengajak massa mencoblos nomor4, sebagai nomor urut pasangan tersebut.

Seorang personel Trio Macan, juga memancing pembicaraan dengan menanyakan "Apakah calon gubernur Cornelis seorang yang rasialis?" Pertanyaan itu dijawab Cornelis dengan sanggahan dan menyebut sejumlah orang yang terlibat dalam kampanye tersebut, mewakili etnis yang ada di Kalbar.

"Di sini ada Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak (Eka Kurniawan.red), ia seorang muslim," kata Cornelis yang juga Bupati Landak.

Pasangan Cornelis-Christiandy Sanjaya, diduga oleh banyak pihak memiliki peluang besar memeroleh suara mayoritas dalam pemilihan gubernur Kalbar 15 November mendatang. Keduanya dari etnis Dayak dan Tionghoa.

Mereka juga disebut-sebut sebagai pasangan kontroversi, bila dibandingkan dengan tiga pasangan calon gubernur lainnya.

Menurut Cornelis, jika ia terpilih sebagai gubernur Kalbar, ia tidak akan membeda-bedakan antara satu etnis dan agama lainnya.

"Semuanya sama dengan semangat nasionalis," katanya.

Dalam pemilihan gubernur Kalbar, pasangan itu membawa visi masyarakat Kalimantan Barat yang cerdas, sehat, dan sejahtera.

Cornelis lahir di Sanggau (Kabupaten Sanggau) pada 27 Juli 1953. Menjabat sebagai Bupati Kabupaten Landak dua periode 2001-2005 dan 2006-2011. Sementara Christiandy Sanjaya kelahiran Singkawang, 29 Maret 1964. Saat ini bekerja sebagai Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Imanuel Pontianak sejak 2004 lalu.

Pasangan ini diusung PDIP dengan perolehan suara pada Pemilu 2004 lalu sebesar 17,07 persen pemilih di Kalbar.

Selain pasangan ini, pasangan incumbent, dengan nomor urut 1. H Usman Ja'far - Laurentius Herman Kadir yang diusung delapan partai, tergabung dalam Koalisi Harmoni dan suara dukungan 53,39 persen. Urut 2. H Oesman Sapta Odang - Ignatius Lyong yang diusung tujuh partai dan suara dukungan 15,45 persen. Pasangan urut 3. HM Akil Mochtar - AR Mecer yang diusung delapan partai yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Kalbar Bersatu dan suara dukungan 15,08 persen.

Keempat pasangan calon tersebut sama-sama memiliki basis massa yang tersebar pada 14 kabupaten/kota di wilayah Kalimantan Barat.

Tidak ada komentar: