WidgetBucks - Trend Watch - WidgetBucks.com

Rabu, 14 November 2007

POLDA SIAGA SATU MENJELANG PILGUB KALBAR

Pontianak, 14/11 (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Brigjen Pol Zainal Abidin Ishak, menetapkan status Siaga I, Rabu, mulai pukul 00.00 WIB menjelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Barat pada 15 November mendatang.

"Semua personel Polda Kalbar tanpa terkecuali dalam keadaan siap-siaga dan waspada, terhadap segala ancaman gangguan keamanan menjelang dan sesudah pemilihan gubernur," kata Zainal Abidin Ishak, di Pontianak, Rabu.

Ia menyatakan, dalam Siaga I tidak ada satupun personel Polri Kalbar yang diperbolehkan meninggalkan tempat tugasnya yang telah ditentukan, kalau ternyata ada yang membandel akan diberikan sanksi tegas.

Siaga I tidak akan berakhir sampai ketetapan tersebut dicabut oleh Kapolda Kalbar. Ketetapan tersebut sudah disampaikan di setiap jajaran Polda Kalbar.

"Siaga dalam artian, kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan personel siap digerakkan kapanpun dan dimanapun," katanya menegaskan.

Polda Kalbar telah mengerahkan 6.936 personel mengamankan tahapan Pemilihan Gubernur periode 2008-2013. Sebelumnya Kapolda Kalbar, memerintahkan kepada aparat untuk tidak segan-segan menembak di tempat bagi pelaku anarkis dalam Pemilihan Umum Gubernur 15 November mendatang.

"Asal sesuai prosedur, tidak ada masalah seorang anggota polisi menembak (melumpuhkan bukan menembak mati) seorang pelaku anarkis dalam kampanye, demonstrasi maupun kegiatan lainnya yang dapat membahayakan keselamatan orang lain," kata Zainal Abidin Ishak.

Dalam melumpuhkan pelaku tindakan anarkis, kepolisian mempunyai prosedur tetap (Protap), yaitu boleh melumpuhkan asal menembak dengan peluru karet atau peluru tajam pada bagian paha hingga kaki pelaku.

"Setiap polisi sudah mengetahui kapan harus menggunakan peluru karet atau peluru tajam dalam pengamanan," katanya menambahkan.

Kapolda juga berharap, pemilihan gubernur tidak ternoda oleh perbuatan yang kurang dewasa dalam berdemokrasi. Tetapi berdasarkan pengalaman dari pemilihan bupati di delapan kabupaten yang berjalan dengan sukses, mudah-mudahan Pilgub juga bisa berjalan dengan lancar.

Untuk menghadapi gangguan kamtibmas berintensitas tinggi, pihaknya tetap menjalankan proses hukum yang berlaku dengan mengedepankan tindakan preventif dengan menjunjung tinggi yuridis prosedural, secara profesional dan tidak ada intervensi dari pihak manapun.

Sementara itu, Ketua KPUD Kalbar, Aida Mochtar mengemukakan, jumlah pemilih untuk Pemilu Gubernur-Wakil Gubernur periode 2008-2013 sebanyak 2.925.018 orang. Berdasarkan laporan tersebut, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) berkurang dari rencana awal 10.858 unit menjadi 9.654 unit.

Data dari KPU kabupaten/kota berbeda dibanding Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pilkada (DP4), dimana jumlah pemilih sebanyak 2.915.565 orang.

"Kita berharap, Pilgub Kalbar bisa berjalan aman dan sukses, sehingga proses demokrasi tidak tercoreng akibat ulah segelintir oknum yang tidak ingin melihat Kalbar maju," kata Aida Mochtar.

Sebanyak empat pasangan calon siap bertarung pada Pilkada kali ini, terdiri atas urut 1. Usman Ja'far (gubernur sekarang)-Laurentius Herman Kadir, 2. H Oesman Sapta Odang-Ignatius Lyong, 3. HM Akil Mochtar-AR Mecer dan 4. Cornelis-Christiandy Sanjaya.

Tidak ada komentar: