WidgetBucks - Trend Watch - WidgetBucks.com

Rabu, 14 November 2007

KAPOLDA KALBAR HIMBAU MASYARAKAT TIDAK MUDAH TERPROVOKASI

Pontianak, 14/11 (ANTARA) - Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Zainal Abidin Ishak, menghimbau masyarakat hendaknya tidak mudah terprovokasi oleh isu yang tidak menginginkan proses pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalbar, 15 November mendatang berjalan dengan lancar.

"Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan Kamtibmas masing-masing, agar tidak mudah dipengaruhi dan disusupi oleh isu-isu yang bisa menyebabkan masyarakat terpecah belah. Kalau ada oknum tertentu yang sengaja berbuat untuk membuat lingkungan tidak kondusif, secepatnya dilaporkan kepada aparat terdekat," kata Zainal Abidin Ishak, di Pontianak, Rabu.

Ia berharap, kerukunan dalam multi etnis masyarakat Kalbar saat ini yang sudah terjalin jangan sampai berantakan, hanya karena ulah segelintir orang yang tidak mau demokrasi di Kalbar berjalan maju.

Himbauan tersebut, untuk menepis banyaknya isu-isu dan pesan singkat melalui telepon genggam yang isinya bisa mengundang emosi masyarakat, kalau masyarakat yang membacanya tidak bisa menahan emosinya.

"Kalau ada mendapat SMS yang isinya menyudutkan salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan maju dalam Pilkada 15 November besok, silakan laporkan ke kepolisian terdekat atau SMS tersebut dihapus, agar tidak tersebar lagi. Kita juga telah bekerja sama dengan pihak PT Telkom untuk melacak setiap SMS yang bernada provokasi," katanya.

Sebelumnya, Kapolda juga telah memerintahkan kepada aparatnya untuk tidak segan-segan menembak di tempat bagi pelaku anarkis dalam pemilu gubernur dan wakil gubernur.

"Asal sesuai prosedur, tidak ada masalah seorang anggota polisi menembak (melumpuhkan bukan menembak mati) seorang pelaku anarkis dalam kampanye, demonstrasi maupun kegiatan lainnya yang dapat membahayakan keselamatan orang lain," katanya menegaskan.

Karena dalam melumpuhkan pelaku anarkis, kepolisian mempunyai prosedur tetap (Protap), yaitu boleh melumpuhkan asal menembak dengan peluru karet atau peluru tajam dari bagian paha hingga kaki pelaku. Polda Kalbar, saat ini sudah berstatus status Siaga I, Rabu, mulai pukul 00.00 WIB menjelang Pilgub hingga penetapan tersebut dicabut.

Pemilu Gubernur Kalbar diikuti empat pasangan calon yakni sesuai nomor urut, satu Usman Ja'far-Laurentius Herman Kadir (pasangan incumbent), dua Oesman Sapta Odang (pengusaha) - Ignatius Lyong (birokrat), tiga Akil Mochtar (anggota DPR RI) - AR Mecer (mantan dosen), empat Cornelis (Bupati Landak) - Christiandy Sanjaya (aktivis pendidikan).

Tidak ada komentar: