WidgetBucks - Trend Watch - WidgetBucks.com

Rabu, 14 November 2007

KANDIDAT PDI PERJUANGAN SIAP KALAH TERHORMAT DI PILGUB KALBAR

Pontianak, 15/11 (ANTARA) - Calon Wakil Gubernur dari PDI Perjuangan dalam Pemilu Gubernur - Wakil Gubernur Kalimantan Barat Periode 2008-2013, Christiandy Sanjaya menyatakan siap menerima kekalahan secara terhormat asal tidak terjadi kecurangan selama tahapan berlangsung.

"Kami siap menang secara terhormat. Tetapi kami mendapat laporan bahwa banyak pendukung kami yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya karena tidak mendapat kartu pemilih," kata Christiandy usai mencoblos di TPS 34 Kelurahan Sungai Bangkong, Pontianak Kota, Kamis.

Basis pendukung Christiandy yang berpasangan dengan Bupati Landak, Cornelis itu diklaim tersebar di berbagai daerah di Kalbar seperti Kota Pontianak dan Kota Singkawang.

Menurut dia, gagalnya warga menggunakan hak pilih patut disesali karena sesuai undang-undang, kedaulatan berada di tangan rakyat. Ia memperkirakan, sekitar 20 persen warga di Kalbar terutama di basis pendukung mereka yang tidak mendapat kartu pemilih.

Keputusan KPUD Kalbar yang memungkinkan warga dapat memilih cukup dengan mengajukan identitas diri ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) namun harus syaratnya terdaftar di Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga minim sosialisasi.

Akibatnya, pihak Cornelis-Christiandy terpaksa ikut membantu menyampaikan informasi tersebut ke masyarakat. "Tidak hanya di kantong-kantong suara kami, juga di elemen masyarakat lainnya," kata Christiandy.

Ia menyatakan, dengan pertimbangan tersebut, mereka siap mengajukan protes sesuai peraturan perundang-undangan kalau kacaunya pendataan pemilih amat merugikan pihaknya.

Ia berharap, untuk masa mendatang tidak terjadi lagi kesimpangsiuran data sehingga menghilangkan hak warga dalam memberikan suara.

Pemilu Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar diikuti empat pasangan calon yakni sesuai nomor urut, satu Usman Ja'far-Laurentius Herman Kadir (pasangan incumbent), dua Oesman Sapta Odang (pengusaha) - Ignatius Lyong (birokrat), tiga Akil Mochtar (anggota DPR RI) - AR Mecer (mantan dosen), empat Cornelis (Bupati Landak) - Christiandy Sanjaya (aktivis pendidikan).

Tidak ada komentar: