WidgetBucks - Trend Watch - WidgetBucks.com

Sabtu, 10 November 2007

AKIL MOCHTAR: JANGAN MEMPOLITISASI AGAMA

Pontianak, 9/11 (ANTARA) - Salah satu calon gubernur Kalimantan Barat periode 2008-2013, HM Akil Mochtar mengharapkan agar semua elemen agama di daerah tersebut tidak mempolitisasi agama dalam pemilihan gubernur yang akan dilaksanakan 15 November mendatang.

"Jika ingin menggunakan agama sebagai upaya menyatukan suara, mengapa baru saat ini? Secara moral, perkataan dukungan atau pun upaya mempolitisasi agama itu adalah suatu tindakan yang tidak terpuji. Dan itu bertentangan dengan ketentuan yang tertuang dalam UU No 32 tahun 2004, karena jelas dalam ketentuannya tidak boleh membawa isu agama," kata Akil Mochtar yang sedang berkampanye di Sintang, Jumat petang.

Pernyataan tersebut ia sampaikan menyusul kesepakatan sejumlah organisasi keagamaan yang memberikan dukungan suara kepada calon gubernur incumbent Usman Ja'far - Laurentius Herman Kadir. "Jika mau fair, mengapa tidak memberikan kesetaraan kepada calon seagama lainnya," kata Akil lagi.

Ia menyatakan, selama tiga tahun belakangan telah mengunjungi 1700 rumah ibadah yang ada di Kalbar. Namun sebagai salah satu calon gubernur, tidak pernah mengklaim sebagai calon yang mewakili umat tertentu. "Saya menyesalkan sikap mereka sebagai pemimpin umat. Jika calon yang memperoleh dukungan itu tidak menang, mereka mau apa? Apakah melakukan perlawanan kepada pemerintahan yang sah?" katanya setengah bertanya.

Akil yang maju dalam pilkada gubernur Kalbar berpasangan dengan tokoh pemberdayaan ekonomi kerakyatan, Anselmus Robertus Mecer menyatakan, tidak marah dengan adanya dukungan tersebut. "Saya tidak marah karena tidak didukung oleh mereka (orman keagamaan), tetapi saya marah karena mereka telah mempermainkan umat untuk kepentingan politik mereka semua," katanya.

Apalagi menurut ia, untuk mengeluarkan pernyataan dukungan tersebut, tanpa melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan umat. "Mereka semestinya netral saja. Mereka telah menzalimi calon yang lain," kata Akil yang akan mengakhiri kampanye pilkada di kota kelahirannya, Putussibau.

Selain Akil Mochtar - AR Mecer dan pasangan Usman Ja'far - LH Kadir, terdapat dua pasangan calon gubernur lainnya yang maju dalam pilkada 2008-2013, yakni pasangan H Oesman Sapta - Ignatius Lyong dan pasangan Cornelis - Christiandy Sanjaya. Pada Minggu (11/11) malam, para calon tersebut akan mengikuti debat calon gubernur yang dipandu presenter Sandrina Malakiano.

Tidak ada komentar: