WidgetBucks - Trend Watch - WidgetBucks.com

Selasa, 30 Oktober 2007

PASANGAN INCUMBENT PERTAHANKAN KALBAR HARMONIS DALAM ETNIS

Pontianak, 29/10 (ANTARA) - Pasangan incumbent, Usman Ja'far dan Laurentius Herman Kadir, calon gubernur Kalimantan Barat 2008-2013 , dalam menyampaikan visi dan misinya di ruang Balairung Sari Gedung DPRD Kalbar, Senin, akan tetap mempertahankan Kalbar ke depan, terwujudnya masyarakat yang harmonis dalam etnis, maju dalam usaha, tertib dalam pemerintahan menuju Kalbar sejahtera dan terbuka.

Meskipun dalam penyampaian visi dan misinya dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kalbar yang dipimpin Ketua DPRD Kalbar, Zulfadli, pasangan UJ-LHK terkesan menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ), tetapi pasangan tersebut dengan semangat menyampaikan apa saja yang telah berhasil dibangun selama lima tahun pemerintahan.

"Tanpa harmonis dalam etnis, Kalbar ke depan tidak akan bisa maju, karena berdasarkan pengalaman pahit Kalbar masa lalu, pertikaian antar etnis sangat berdampak pada merosotnya pembangunan di segala bidang. Banyak investor enggan menanamkan investasinya akibat pertikaian itu," kata Usman Ja'far.

Ia menjelaskan, harmonis dalam etnis yaitu membangun rasa aman, hidup berdampingan secara damai, rukun dalam rumah tangga, antartetangga, warga RT/RW dalam bingkai NKRI tanpa memandang suku, golongan dan kepercayaan dengan masyarakat yang terbuka, yaitu membangun kerjasama dan sinergi di bidang kebudayaan serta masyarakat.

Selain itu, pasangan bernomor urut 1 itu juga akan tetap mempertahankan visi maju dalam usaha, meningkatkan ekonomi rumah tangga menuju keluarga sejahtera, membangun infrastruktur dasar, memperkuat sektor keuangan daerah dengan konsep pasar terbuka, yaitu membangun "home industry", memperluas jaringan pemasaran di tingkat pasar global, serta membangun infrastruktur penunjang kegiatan ekonomi.

Serta tertib dalam pemerintahan, yaitu membangun ketertiban masyarakat agar taat kepada negara, tertib birokrasi, pembinaan akhlaq, peningkatan sumber daya manusia, serta meningkatkan pelayanan publik, dengan menerapkan menajemen pemerintahan yang terbuka, yaitu membangun admisnistrasi pemerintah standar secara regional, meningkatkan pelayanan publik hingga tingkat kecamatan, membangun desa-desa mandiri sesuai dengan potensinya.

Usman Ja'far mengatakan, syarat Kalbar terbuka yaitu, situasi keamanan kondusif, sehingga bisa menjamin keamanan modal para investor. "Kalau keamanan Kalbar sudah kondusif seperti sekarang, para investor akan berdatangan untuk berinvestasi. Apalagi Kalbar kaya akan sumber daya alam," ujar Usman Ja'far.

Adapun bentuk langkah konkrit yang akan dilakukan pihaknya kedepan, yaitu memberikan penyuluhan kepada tokoh masyarakat agar bisa menciptakan keamanan yang kondusif. Apabila ada permasalahan, secepatnya diselesaikan sesuai hukum yang berlaku, dan tidak dengan main hakim sendiri.

Dalam pemilihan kepala daerah 15 November mendatang, Usman Ja'far didukung delapan partai yakni Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), PAN (Partai Amanat Nasional), Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Damai Sejahtera (PDS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Merdeka.

Pasangan Usman Ja'far dan LH Kadir Kadir optimis mampu meraih 60 persen suara dalam Pilgub Kalbar periode 2008-2013 tersebut. Porsi suara delapan partai tersebut dalam Pemilu 2004 mencapai 52,39 persen atau 1,002 juta pemilih.

Ia mengakui, setelah memimpin Kalbar sejak dilantik pada 13 Januari 2003, masih terdapat pembangunan yang belum tuntas. Ia tetap akan memfokuskan pada pembangunan infrastruktur terutama jalan, pendidikan, kesehatan serta bidang persemakmuran seperti pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan pertambangan untuk mendukung peningkatan ekonomi Kalbar.

Sementara pasangan urut 2, H Oesman Sapta Odang (pengusaha) - Ignatius Lyong (asisten I Sekretaris Daerah Kalbar) diusung tujuh partai yang tergabung dalam Koalisi Kalbar Maju Adil Sejahtera (MAS) serta Partai Demokrat dengan jumlah suara dukungan 15,45 persen. Pasangan urut 3, HM Akil Mochtar - AR Mecer diusung Koalisi Rakyat Kalbar Bersatu (KRKB) yang terdiri delapan partai yakni Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan (PDK), Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), Partai Pelopor, Partai Syarikat Indonesia (PSI) dan Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI). Porsi suara delapan partai gurem ini 15,08 persen.

Urut 4, Cornelis (Bupati Landak) - Christiandy Sandjaya diusung oleh PDI Perjuangan jumlah porsi suara yang diraih pada Pemilu 2004 17,07 persen.


Tidak ada komentar: