WidgetBucks - Trend Watch - WidgetBucks.com

Rabu, 31 Oktober 2007

OESMAN SAPTA AKAN PERJUANGKAN PENAMBAHAN APBD KALBAR

Pontianak, 29/10 (ANTARA) - Pasangan calon gubernur Kalimantan Barat 2008-2013 Oesman Sapta Odang - Ignatius Lyong dalam penyampaian visi dan misinya di ruang Balairung Sari Gedung DPRD Kalbar, Senin, menyatakan, akan memperjuangkan penambahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalbar dari Rp1,1 triliun menjadi Rp5 triliun hingga Rp10 triliun/tahun.


"Saat ini para pemimpin tidak hanya menyampaikan wacana-wacana, melainkan apa yang telah ia perbuat selama memimpin," kata Oesman Sapta Odang dengan lantang saat menyampaikan visi dan misinya dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kalbar yang dipimpin Ketua DPRD Kalbar, Zulfadli.

Dalam visi dan misinya pasangan yang maju melalui Koalisi Kalbar Maju Adil Sejahtera (MAS) itu, akan konsen memperjuangkan pendidikan dan kesehatan gratis. Karena dua hal tersebut sangat menentukan bagi kemajuan Kalbar mendatang.

"Suatu daerah tidak akan bisa maju kalau dua hal tersebut tidak bisa didongkrak. Bagaimana suatu daerah bisa maju kalau Sumber Daya Manusia (SDM)-nya tidak mendukung," katanya setengah bertanya.

Ia mengatakan, bagaimana Kalbar bisa maju kalau APBD pertahunnya hanya Rp1,1 triliun, apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk 4,5 juta dan luas wilayah sekitar 146.807 kilometer persegi.

"Kalau tidak diperjuangkan mulai sekarang, mungkin seratus tahun lagi Kalbar baru bisa maju untuk mengejar ketertinggalannya dari daerah lain. Maka dari itu mari kita bersama-sama mendorong uang masuk melalui relasi, lobi-lobi serta partner yang langsung datang dari luar negeri ke Kalbar. Sehingga tidak lagi tergantung pada pemerintah pusat," katanya.

Ia juga menambahkan, akibat masih rendahnya dukungan dari APBD, bidang pendidikan di Kalbar menjadi semakin tertinggal, masih banyak masyarakat yang tidak bisa melanjutkan sekolah.

"Kami akan memperjuangkan pendidikan dan pelayanan kesehatan gratis, dan kalau dalam tiga tahun tidak berhasil memimpin Kalbar, saya siap turun dari jabatan gubernur kalau nanti terpilih," katanya lagi.

Selain itu, dalam visi dan misinya Oesman Sapta Odang - Ignatius Lyong juga akan memperjuangkan dan meningkatkan pelayanan pengentasan kemiskinan, perluasan lapangan kerja, pembangunan infrastruktur, pembangunan ekonomi kemitraan dan lain-lain.

Oesman Sapta - Ignatius Lyong diusung oleh tujuh partai yang tergabung dalam Koalisi Kalbar MAS. Tujuh partai itu adalah Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PIB), Partai Buruh Sosial Demokrat (PBSD), Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Persatuan Daerah (PPD), Partai Demokrat, PNI Marhaenisme, dan Partai Patriot. Jumlah suara ketujuh partai tersebut dalam Pemilu 2004 adalah 15,45 persen.

Sementara pasangan incumbent Usman Ja'far - LH Kadir diusung Koalisi Harmonis yakni gabungan Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), PAN (Partai Amanat Nasional), Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Damai Sejahtera (PDS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Merdeka. Porsi suara delapan partai pada pemilu legislatif 2004 lalu mencapai 52,41 persen.

Sedangkan Akil Mochtar - AR Mecer diusung Koalisi Rakyat Kalbar Bersatu (KRKB) yang terdiri delapan partai, yakni Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan (PDK), Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), Partai Pelopor, Partai Syarikat Indonesia (PSI) dan Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI). Porsi suara delapan partai gurem ini 15,08 persen.

Sementara Cornelis - Christiandy Sanjaya diusung oleh PDI Perjuangan dengan porsi suara yang diraih PDI Perjuangan pada Pemilu 2004 lalu 17,07 persen.

Berdasarkan penetapan nomor urut para calon, urut 1, Usman Ja'far - Laurentius Herman Kadir, urut 2. H Oesman Sapta Odang - Ignatius Lyong, urut 3. HM Akil Mochtar - AR Mecer dan urut 4. Cornelis - Christiandy Sanjaya.

Tidak ada komentar: