WidgetBucks - Trend Watch - WidgetBucks.com

Selasa, 30 Oktober 2007

HANYA PASANGAN AKIL MOCHTAR - AR MECER ANGKAT ISU LINGKUNGAN

Pontianak, 29/10 (ANTARA) - Dari empat calon gubernur yang menyampaikan visi dan misi di ruang Balairung Sari Gedung DPRD Kalimantan Barat, Senin, hanya pasangan nomor urut 3 HM Akil Mochtar-AR Mecer yang memaparkan isu kelangsungan lingkungan hidup.

"Pembangunan suatu wilayah apabila mengesampingkan pemeliharaan lingkungan hidup dengan baik, akan berdampak pada rusaknya lingkungan hidup dan masyarakatlah yang akan menerima akibatnya," kata HM Akil Mochtar, di Pontianak, saat penyampaian visi dan misi dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kalbar, di Pontianak.

Ia mengatakan, Kalbar sebagai paru-paru dunia secara dini harus memiliki seorang pemimpin yang peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup, yang tidak semata-mata meningkatkan pembangunan di bidang apa saja dengan mengabaikan kelangsungan lingkungan hidup.

Selain mengangkat isu lingkungan, visi dan misi pasangan Akil Mochtar dan AR Mecer lainnya, yaitu menciptakan masyarakat Kalbar yang religius, menguasai pengetahuan, unggul, disiplin dan bertanggung jawab.

Misinya yaitu mewujudkan masyarakat Kalbar yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, meletakkan perekonomian yang berlandaskan perekonomian daerah, meningkatkan pemerataan pembangunan, mencegah kejahatan transnasional di wilayah hukum Kalbar, menyelenggarakan pemerintahan yang profesional, memiliki kredibilitas dan bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Selain itu, Akil Mochtar, juga akan memperjuangkan pendidikan wajib belajar 12 tahun, perbaikan kesejahteraan guru, sarana sekolah.

Sementara di bidang kesehatan, meliputi peningkatan kualitas gizi ibu dan anak, penanggulangan HIV/AIDS dengan perlindungan terhadap masyarakat yang belum tertular. Bidang pengentasan kemiskinan, berupa pemberian kredit bergulir, mengembangkan ekonomi kerakyatan.

Bidang infrastruktur, meliputi peningkatan kebutuhan dasar serta pengembangan kawasan perbatasan dengan mengembangkan sektor perikanan dan kelautan, industri, perdagangan antarnegara dan meningkatkan sektor pertanian, pangan dan agroindustri.

Proses pemilihan gubernur secara langsung di Kalbar akan berlangsung pada 15 November, dan diikuti sekitar 2,9 juta pemilih.

Sebanyak empat pasangan calon siap bertarung pada pilkada kali ini, terdiri atas urut 1 Usman Ja'far (gubernur sekarang) - Laurentius Herman Kadir, urut 2 H Oesman Sapta Odang - Ignatius Lyong, urut 3 HM Akil Mochtar - AR Mecer dan urut 4 Cornelis - Christiandy Sanjaya.

Sementara itu, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Kalbar, Ahmad Husaini, mengatakan, dari empat pasangan calon gubernur yang telah menyampaikan visi dan misinya, hanga pasangan HM Akil Mochtar dan AR Mecer yang mengangkat isu hak asasi manusia (HAM).

"Padahal kita ketahui isu HAM saat ini sangat penting dalam menarik minat investor asing menanamkan modalnya. Bagaimana investor mau menanamkan modalnya apabila masih banyak pelanggaran-pelanggaran HAM di Kalbar," katanya setengah bertanya.

Ia mengatakan, akibat banyaknya pelanggaran HAM yang terjadi, tidak mustahil Kalbar akan semakin dikucilkan dan dianggap sepele oleh pihak asing, bahkan untuk memantau pelanggaran HAM, pihak asing tidak sungkan-sungkan mengirim langsung orangnya.

"Kalau pelanggaran HAM masih marak, maka bantuan-bantuan asing juga susah mau masuk ke Kalbar. "Oleh karena itu sudah sepantasnya orang yang mengangkat isu HAM memimpin Kalbar kedepan," kata Ahmad Husaini, seolah berkampanye.

Tidak ada komentar: