WidgetBucks - Trend Watch - WidgetBucks.com

Minggu, 28 Oktober 2007

CALON GUBERNUR KALBAR TINGGALKAN LAUNCHING PILGUB DAMAI

Pontianak, 28/10 (ANTARA) - Dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Barat, Minggu, meninggalkan acara "Launching Pilgub Damai" di Gedung Olahraga Pangsuma Pontianak, karena kecewa tidak lengkapnya pasangan calon gubernur yang hadir.

Dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang meninggalkan pertemuan tersebut, pasangan H Usman Ja'far(gubernur sekarang) - Laurentius Herman Kadir dan H Oesman Sapta Odang - Drs Ignatius Lyong, MM.

Sementara dua pasangan yang tidak hadir, H Akil Mochtar SH, MH - Drs Anselmus Robertus Mecer dan Cornelis, SH, MH dan Drs Christiandy Sanjaya, SE, MM.

Acara yang dijadwalkan dibuka puku 09.00 WIB, baru dimulai pukul 10,00 WIB diawali dengan sejumlah tarian tradisional etnis besar, Dayak, Melayu dan Madura.

Namun seusai lagu "Pemilihan Gubernur Damai" dinyanyikan oleh enam orang penyanyi, dua pasangan calon gubernur - wakil gubernur tersebut meninggalkan tempat acara.

Salah satu calon gubernur, H Usman Ja'far menyatakan terpaksa meninggalkan tempat acara karena kecewa karena tidak lengkapnya pasangan calon tersebut.

Seorang calon wakil gubernur, Ignatius Lyong menyatakan, tidak lengkapnya pasangan calon menandakan ketidaksediaan para calon untuk membuat kesepakatan damai.

"Ini artinya tidak mau pilkada damai," katanya, sambil bergegas memasuki kendaraan pribadinya.

Para pasangan calon tersebut menyatakan kepada Ketua Komisi Pemilihan Umum Kalbar, tidak bisa terus berada di tempat acara dan tidak akan menandatangani kesepakatan damai tersebut.

Sementara dalam sambutan seusai perginya dua pasangan calon gubernur, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kalbar, Aida Mokhtar menyatakan dua pasangan calon yang tidak hadir, sebelumnya tidak memberikan pemberitahuan.

"Walau begitu, saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran dua pasangan calon gubernur yang telah hadir," katanya.

Saat berita ini disiarkan, sebagian tamu dan undangan telah meninggalkan lapangan Gedung Olahraga Pangsuma. Namun anggota KPU dan sejumlah tamu lainnya masih tetap bertahan di gedung berkapasitas 15 orang tersebut. (L. K-AL*N005/

Tidak ada komentar: