WidgetBucks - Trend Watch - WidgetBucks.com

Rabu, 19 September 2007

LELANG TERBUKA LOGISTIK PEMILU GUBERNUR KALBAR

Pontianak, 19/9 (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Barat melakukan lelang terbuka untuk pengadaan logistik pemilu Gubernur-Wakil Gubernur meski waktu untuk pendistribusian tersisa 56 hari.

"Dari perhitungan sisa waktu, masih dimungkinkan untuk melakukan lelang terbuka," kata Ketua KPU Kalbar, Aida Mochtar di Pontianak, Rabu.

Ia memperhitungkan waktu maksimal untuk pelaksanaan lelang terbuka itu 40 hari. Namun rentang waktu tersebut dapat dipersingkat kalau memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

"Waktu pengadaan logistik dan pelaksanaan pemungutan suara memang singkat. Untuk penunjukan langsung sulit dilakukan karena membutuhkan persetujuan presiden dan sifatnya darurat," katanya.

KPU menyiapkan tujuh paket lelang untuk pengadaan logistik pemilu Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar. Saat ini, empat paket diantaranya sudah memasuki proses lelang yakni Formulir C - KWK (catatan perolehan suara di Tempat Pemungutan Suara/TPS) dengan nilai Rp411,73 juta; tanda pengenal petugas Rp325,74 juta; sampul/amplop pemungutan suara Rp180,664 juta dan kartu pemilih dan kartu pemilih tambahan Rp1,5 miliar.

Sedangkan tiga paket lainnya yakni surat suara, tinta dan alat kelengkapan TPS, menunggu daftar pemilih tetap serta penetapan nomor urut pasangan calon.

Untuk kartu pemilih dan surat suara, perusahaan yang mengikuti lelang terbuka harus terkategori "security printing" sesuai keputusan dari Badan Intelijen Nasional (BIN). Saat ini, terdapat 34 perusahaan yang termasuk dalam daftar tersebut.

Anggota KPU tidak memiliki keterkaitan dalam pelaksanaan lelang kebutuhan logistik karena ditangani pihak sekretariat. Lelang juga diumumkan di media nasional dan lokal sesuai pagu anggaran tiap paket lelang.

Aida mengakui adanya desakan dari segelintir pihak yang berharap mendapat bagian dari pengadaan logistik tersebut. "Tetapi tidak dihiraukan dan KPU tidak memiliki kewenangan untuk menentukan pemenang tender karena sudah diserahkan ke sekretariat," kata Aida.

Pemungutan suara pemilu Gubernur - Wagub Kalbar dijadwalkan pada 15 November 2007. KPU menargetkan, H-2 atau tanggal 13 November, seluruh logistik pemilu sudah tiba di Panitia Pemungutan Suara (PPS). (T011/

Tidak ada komentar: